Feeds:
Posts
Comments

Currently, I’m a fans of earphone, not IEM, which is a kind of new trend :) Why? bloated with bass is common IEM characteristics. Well, a few I’ve tried is not. But now I’m still happy with my Creative EP-630 IEM a.k.a Sennheiser CX-300 rebranded.

A week ago, someone give me a chance to try the Grado SR80i headphones. Well, I’m not a big fans of headphone too, why? low isolation level :) Just a personal opinion :D But i know most of headphone even the low end one will sound better than earphone at the same price (I’m not saying a hundred/thousand dollar stuff okei?). Why? Simply because of “bigger driver”. Usually, it will be more responsive, lower, brighter, etc.

The Grado SR80i specifications, as on this link ;
SR80i
Features:
Vented diaphragm
Non Resonant air chamber
Standard copper voice coil wire
Standard copper connecting cord
mini plug with 1/4″ adaptor

Tranducer type dynamic
Operating principle open air
Frequency Response 20-20
SPL 1mW 98
Normal Impedance 32ohms
Driver matched db.1

What does the i stand for in the new SR80i from Grado? Improved, that’s what! Built on the same features as theSR60i, but SR80i utilizes a 4 conductor connecting cable and the diaphragms are put through a special ‘de-stressing’ process in order to enhance inner detail, the result of which gives a more open stage. The new SR80i has an upgraded driver design, and they have enlarged and improved the mass distribution in the plastic housing. The way the SR80i’s new driver and plastic housing move air and react to sound vibrations are now less affected by transient distortions. The SR80 provides an improved bass resonance, which enhances the overall detail. With the SR80i you will notice improved control of the upper and lower range of the frequency spectrum with both better supporting Grado’s world renowned midrange. The SR80i will produce a sound that is pure Grado, warm harmonic color, rich full bodied vocals, excellent dynamics and an ultra smooth top end. Listen and Enjoy!

——————————–

Now back to the earphone itself. I dont like the material they use. everything feel to OEM-ish. Like they buy this stuff from some great chinese manufacturer and rebranding it, and if it hit the market pretty well, a lot of brand will sell the same stuff too with a different brand off course :D

The Headphone plastic housing is too plasticky, the “leather” that covering the head band is too cheapo, the finishing is so-so. Well, they sell the sound not the looks right? well you know what to buy if you wanna buy a looks :D

Contrary the cable is great, the sleeving is nice, and really show this is a good headphone, the jack built quality is great, the splitter is tough enough to stand against any impact :p. The headphone foam is quite nice. Dense enough.

Overall, design is good actually. Unique. And a trademark of grado headphone :)

The Sound
I don’t know if this headphone is burn-in yet. But very first time I hear this headphone is really “forward” and really-really dynamic. Everything is really smooth. A pleasure for the ear.

Test it on iPod Nano 6th gen + Fiio E1 amp + a few WAV music. Again the mid is really shiney. So shine like it come from a big home audiophile speaker. The treble? I love it. Everything is so nice, click, right, no analytical, no harsh, really-really nice. Bass? Woho, this is why a lot of reviewers out there giving a recomended point. Not bloated, you can even hear the slightest miss from contra bass/fretless. Everything is good, rich, full.

What is the minus? I personally said, a bit lack of clarity. just a bit (well I’m picky here :p) and the staging is not really “wide”.. Trying to connect it to a PC with Asus Xonar Essence STX (no eq, watsoever turn ON) and foobar player and same audio file.The sound quality is better, wider, clarity a bit improved, even I feel its like too analytical. Maybe because of the characteristics of the SoundCard :) And because of the nature of open-air design no isolation at all :D

Trust me if you are looking for a great headphone at this price, This one will be a good one.

Modem CDMA EVDO Rev. A dengan interface USB dengan harga terbaik saat ini.

http://www.smartfren.com/data/ec1261.html

Evdo Rev A 3.1Mbps, Plug n Play, USB Interface, RUIM, MicroSD Card Reader/Writer, Dual Band, and Unlocked.

kenapa?
- Harga 299 ribu rupiah per 30 Desember 2011 saya beli. Dan UNLOCKED.

- Berbonus internet unlimited selama 30 hari pula. dengan limitasi kecepatan download di 3.1Mbps apabila jaringan mendukung.

- Terhitung stabil. Satu2nya ketidakstabilan itu ketika saya paksa non stop download beratus-ratus MegaByte majalah pdf :p yang terjadi adalah: terputus tanpa disadari :p Kecurigaan saya ada pada jaringan yang tidak stabil :) Karena pemakaian normal untuk browsing, light download, video streaming tidak bermasalah.

- Dingin. Bahkan setelah berjam-jam digunakan untuk browsing. Tentu bukan sedingin kulkas :D tapi setidaknya tidak sampai mengejutkan tangan ketika disentuh, dan tidak sampai menjadi penghangat USB port atau benda lain di sekitarnya.

- Bundle software dashboard utility di dalam Modem sangat baik, mulai dari instalasi sampai pemakaian sangat baik (diuji di notebook dengan windows 7 Ultimate 32 bit). Dan Cantik. Tidak hanya re-branding dari software standard Huawei tapi banyak sentuhan personal brand SmartFren bahkan dikenali di windows pun sebagai Smartfren Connex EC-1261-2 :D bukan Huawei.

- Fitur Voice Call built-in sejak awal. Ditambah port headset built in di modem.

- Bergaransi 1 + 2 Tahun. Loh? seperti part komputer, garansi 3 tahun total tapi hanya 1 tahun menjamin service dan spare part, 2 tahun sisanya hanya service saja.

Kekurangan, tidak ada yang signifikan;
- Fisik biasa saja, bahkan menurut saya sebaiknya logo smartfren diperkecil atau dihilangkan akan memperbaiki tampilannya :p Terbuat dari plastik hitam doff, desain biasa saja. Tutup RUIM Card dan MicroSD Slot seperti Huawei umumnya ada di belakang dengan model slide.

- LED Light indicator yang terasa agak menggangu terutama user notebook. LED indicator berupa lampu biru yang akan berkedip2 konstan selama terkoneksi ke jaringan internet, standby berkedip 2x konstan dengan jeda agak lama. Nah lampu ini sendiri terhitung terang, mungkin bagi user yang memasang di tempat jauh dari pandangan tiadk terganggu tapi apabila dekat akan mengganggu. Lebih nyaman bila terkoneksi , lampu akan menyala konstan tanpa kedipan.

- Desain tutup yang terpisah. Hal yang paling tidak saya sukai dari USB stuff adalah apabila tutup USB terpisah, karena rentan hilang tercecer :D

- Bundling modem minim, tidak diberikan bonus apapun, hanya: unit, RUIM card terpasang, manual dan brosur, dan kotak. Ya disini prinsip ada harga ada rupa berlaku :) walau setidaknya saya berharap ada satu buah kabel USB extension tersedia.

Penyebutan jenis produk seperti ini rada ribet :D ada yang sebutnya:
- External Battery Charger/EBC tapi rada aneh juga, sebab berarti bisa jadi artinya charger batere external jadi mengisi ulang batere stand-alone ga usah via device lagi.
- Battery Box, ini juga jadi bingung karena bisa jadi artinya kotak batere :p
- Mobile Booster, ini sebutan sanyo sendiri untuk produknya :D

Untuk amannya saya sebut aja External Battery Pack/EBP, karena kebanyakan web luar negeri menyebutnya seperti ini :) )

Fungsi produk ini sebetulnya sama dengan charger gadget biasa, bedanya dengan batere internal di dalamnya maka tidak perlu lagi ketemu colokan listrik, namanya aja batere :D Yang membedakan sekian banyak produk di luar sana itu biasanya di sektor selain tampang, di kompatabilitas. Benchmark saat ini ada di kompatibilitas dengan iPad. Apalagi EBP bisa charge EBP maka bisa dikatakan hampir pasti bisa charge gadget apapun. Kenapa? karena iPad hanya bisa dicharge dengan daya minimum 5V/1A (5Wh).

Nah saya akan me-review Sanyo Eneloop KBC-L2B External Battery Pack.

  • particularly powerful
  • 2 Lithium-Ion batteries
  • gets charged via USB-connector or AC-connector
  • inclusive Micro-USB adapter, Mini-USB-cable and AC adapter
  • 2 x USB terminal
  • Output of 2 x 500mA or 1 x 1A
  • Indicator light shows capacity level
  • AC connector reducescharging time: 14 -> 7h
  • Compatible with iPad 1& 2, iPhone (3G, 3GS, 4)

A few examples of how often the Mobile Booster

KBC-L2B can charge these popular devices:

 Apple iPad 1&2  approx. 0.4 times
 Apple iPhone 3G, 3GS, 4  approx. 2 times
 RIM Blackberry Bold  approx. 1.5 times
 HTC Desire  approx. 1.5 times

Click here for the full compatibility list.

——–

What’s on the box:

- Unit.

- Kabel USB to Mini USB. Beserta Adaptor Mini USB to Micro USB.

- Charger untuk mengisi ulang unit.

- Manual bahasa inggris yang terus terang bahasanya agak membingungkan :p

- Box.

Satu hal menarik dari produk ini adalah kesan go-green yang begitu nyata, penggunaan plastik diminimalkan bahkan box dan isinya dikemas dalam kemasan berbahan karton, penggunaan plastik hanya untuk melapisi unit dari goresan dan membungkus kabel dan charger.

—————–

Fisik:

- Cantik. Mungkin salah satu EBP yang brand-nya memikirkan desain dengan seksama produknya. Putih, White Glossy, Minimalist. Mengingatkan saya dengan desain produk Mac sebelum era aluminum :) Kotak dengan kedua sisi memanjang membulat ke bawah, begitu nyaman dipegang, beratnya pun ternyata tidak mengintimidasi. Hanya satu kekurangannya penggunaan bahan plastik kilap mudah tergores yang seiring dengan waktu akan memudar karena goresan pemakaian.

- Dimensi produk ini juga tidak besar, karena menebal dan mengotak tidak melebar dan menipis. Ukuran secara keseluruhan pas.

- Desain sederhana, di sisi atas hanya ada satu lampu LED yang menyala biru dengan kedipan sebagai indikasi feedback ke user dan terus terang membingungkan. Kemudian dilengkapi tombol on/off satu saja. Di sisi kiri ada port output daya USB female 2 buah, di sisi kanan ada satu port mini USB female, dan satu port untuk input charger. Di sisi bawah hanya ada sticker keterangan produk.

—————–

Internal:

- Tidak ada kesulitan berarti pada saat pertama kali menggunakan sekalipun, cukup memasang kabel USB yang digunakan gadget anda, dan hubungkan ke gadget anda. Lalu tekan tombol kira2 1 detik, lampu biru akan menyala, dan perhatikan indikator charging di gadget.

- Mengisi ulang pun mudah, seperti mengisi daya gadget anda menggunakan charger biasa. Hubungkan charger yang tersedia ke listrik, output hubungkan ke EBP, lampu biru akan menyala dan berkedip.

-  Panas? diajak untuk mengisi daya iPad1 pun tidak terasa panas berlebih, hanya hangat seperti umumnya batere gadget sedang diisi.

- Masalah akan muncul ketika indikator berkedip-kedip :) tebak2 buah manggis pun berlaku :p Kedipan ini dibedakan tidak hanya dari interval antar kedipan tapi juga dari lamanya satu kali kedip. Untung manual yang disediakan cukup menjelaskan, hanya sedikti menyulitkan user untuk mengingat kedipan ini :) simple tidak selamanya memudahkan :(

———-

Performa:

- Memuaskan. Tidak ada masalah kompatibilitas selain kabel USB yang digunakan. Saya alami di BlackBerry Torch 9860 dan 9810 hanya bisa dicharge dengan menggunakan kabel USB bawaan EBP ini, sedangkan kabel original kedua produk tersebut tidak bisa, meskipun baterai EBP penuh dan hanya 1 output USB digunakan. iPad? tidak ada masalah.

- Lama charging pun bervariasi tergantung gadget. Perlu dicatat disini: Output 1A hanya berlaku apabila hanya 1 port USB output digunakan, apabila 2 port USB digunakan sekaligus maka outputt daya hanya 0.5A.

- Lama charging EBP adalah 7 jam dengan charger bawaan.

- Tandem dengan melakukan charging EBP sekaligus charging gadget tidak saya sarankan karena bisa jadi memperlama isi ulang EBP. Karena sesuai manual dikatakan, charging gadget akan didahulukan lalu EBP.

Overall: memuaskan hanya perlu perhatikan kompatibilitasnya terutama gadget terbaru. EBP yang saya gunakan adalah versi Singapura, bisa jadi versi lokal/Indonesia berbeda.

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.