cowon d2 – ipod is nonsense-
yap.. itulah kata2 pecinta cowon D2… ipod is nothing… terdengar sarcastic memang… saya pribadi tidak berani berkomentar karena bukan bidang saya dan saya hanya end user dengan earphone yang kebetulan adalah hampir mirip dengan Sennheiser CX300, IEM yang saya gunakan yaitu Creative Ep-630.
kebetulan saya baru bertemu dengan teman2, dan diberitahu satu CD yang baru dengan label made in germany dan tentunya AUDIOPHILE -menarik bukan?- ditambahdengan harga yang luamyan masuk akal. CD tersebut berjudul EndlessLove IV dengan penyanyi perempuan Yao Si Ting.
coba melakukan ripping ke format -lossless yang katanya terbaik saat ini- yaitu FLAC. karena MAC secara default tidak mendukung saya mendownload software ripper multi codec yaitu MAX 0.8.1 -agak aneh seperti beta software tapi bekerja dengan baik- dan mengintegrasikan kemampuan FLAC ke iTunes dengan FLUKE -lengkapnya ada di link berikut ini: http://www.simplehelp.net/2007/09/20/how-to-play-flac-files-in-itunes/ -
selesai ripping, cukup cepat karena lossless codec, mengkopi ke COWON D2 saya.., memasang earphone Creative EP-630 yang sudah lama selesai burn in dan cukup lentur… pertama kali diputar saya sampai kaget… tidakmenyangka earphone yang saya gunakan selama ini bisa melantunkan nada2 dengan sesigap dan selentur itu… dengan tendangan bassyang sangat2 dalam, tapi tidak mendengung, dan responsif, vocal yang sangat terangkat sempurna, dan treble dari berbagai alat musik string sangat baik diterjemahkan…setting audio saya matikan, dan EQ flat.. hasilnya dashyat tetap detil. desahan vocal yang pas, bass yangimbang, staging yang oke walau kurang ber’lapis’ -faktor earphone-, dan treble yang walau agak kering tapi oke… psaya sudah mencoba sangat banyak mp3 player yang harganya affordable dengan format suara semua bersumber dari database MP3 saya yang berupa rip CD original dengan codec LAME setting VBR tertinggi.
iseng memainkan file mp3 dari musik2 pop rock yang penuh dengan raungan gitar listrik, betotan bass listrik, dan berisiknya cymbal berpadu dengan gebukan drum, dan teriakan2 vokalis khas rock, hasilnya? walau tidak terdengar senyaman FLAC -ya iyalah- tapi player sanggup memberikan detil ke telinga dengan baik, tidak ada suara berisik karena player salah menterjemahkan cabikan gitar listrik penuh distorsi dengan teriakan2 vokal… sangat mantap… sedikit setting di sana sini dengan feature BBE khas COWON.. hasilnya? sounds never be this good…
memang IEM saya tetap tidak bisa mengalahkan separasi sound dari speaker set 3way dari audio mobil, atau home audio, hanya saya merasakan satu hal penting, COWON D2 adalah luar biasa…
review detil akan saya post segera
sekilas tentang cowon D2:
http://www.cowonamerica.com/images/products/d2/cowon_d2/photo/zoom/d2_zoom09.jpg
http://www.cowonamerica.com/products/cowon/d2/tech_specs.html
- Video & Audio Player / FM Tuner / Voice Recorder / Text & Photo Viewer – 2.5 inch 16 million color 24bit TFT-LCD – QVGA (320×240) Touchscreen – SD / SDHC Memory Expansion – Up to 52 hours (Music) of continuous playback (Movie 10 hours)** – DRM-protected content Support (PlaysForSure, etc.)
![]() |
![]() |
|



