Penyebutan jenis produk seperti ini rada ribet
ada yang sebutnya:
- External Battery Charger/EBC tapi rada aneh juga, sebab berarti bisa jadi artinya charger batere external jadi mengisi ulang batere stand-alone ga usah via device lagi.
- Battery Box, ini juga jadi bingung karena bisa jadi artinya kotak batere :p
- Mobile Booster, ini sebutan sanyo sendiri untuk produknya
Untuk amannya saya sebut aja External Battery Pack/EBP, karena kebanyakan web luar negeri menyebutnya seperti ini
)
Fungsi produk ini sebetulnya sama dengan charger gadget biasa, bedanya dengan batere internal di dalamnya maka tidak perlu lagi ketemu colokan listrik, namanya aja batere
Yang membedakan sekian banyak produk di luar sana itu biasanya di sektor selain tampang, di kompatabilitas. Benchmark saat ini ada di kompatibilitas dengan iPad. Apalagi EBP bisa charge EBP maka bisa dikatakan hampir pasti bisa charge gadget apapun. Kenapa? karena iPad hanya bisa dicharge dengan daya minimum 5V/1A (5Wh).
Nah saya akan me-review Sanyo Eneloop KBC-L2B External Battery Pack.
- particularly powerful
- 2 Lithium-Ion batteries
- gets charged via USB-connector or AC-connector
- inclusive Micro-USB adapter, Mini-USB-cable and AC adapter
- 2 x USB terminal
- Output of 2 x 500mA or 1 x 1A
- Indicator light shows capacity level
- AC connector reducescharging time: 14 -> 7h
- Compatible with iPad 1& 2, iPhone (3G, 3GS, 4)


A few examples of how often the Mobile Booster
KBC-L2B can charge these popular devices:
| Apple iPad 1&2 | approx. 0.4 times |
| Apple iPhone 3G, 3GS, 4 | approx. 2 times |
| RIM Blackberry Bold | approx. 1.5 times |
| HTC Desire | approx. 1.5 times |
——–
What’s on the box:
- Unit.
- Kabel USB to Mini USB. Beserta Adaptor Mini USB to Micro USB.
- Charger untuk mengisi ulang unit.
- Manual bahasa inggris yang terus terang bahasanya agak membingungkan :p
- Box.
Satu hal menarik dari produk ini adalah kesan go-green yang begitu nyata, penggunaan plastik diminimalkan bahkan box dan isinya dikemas dalam kemasan berbahan karton, penggunaan plastik hanya untuk melapisi unit dari goresan dan membungkus kabel dan charger.
—————–
Fisik:
- Cantik. Mungkin salah satu EBP yang brand-nya memikirkan desain dengan seksama produknya. Putih, White Glossy, Minimalist. Mengingatkan saya dengan desain produk Mac sebelum era aluminum
Kotak dengan kedua sisi memanjang membulat ke bawah, begitu nyaman dipegang, beratnya pun ternyata tidak mengintimidasi. Hanya satu kekurangannya penggunaan bahan plastik kilap mudah tergores yang seiring dengan waktu akan memudar karena goresan pemakaian.
- Dimensi produk ini juga tidak besar, karena menebal dan mengotak tidak melebar dan menipis. Ukuran secara keseluruhan pas.
- Desain sederhana, di sisi atas hanya ada satu lampu LED yang menyala biru dengan kedipan sebagai indikasi feedback ke user dan terus terang membingungkan. Kemudian dilengkapi tombol on/off satu saja. Di sisi kiri ada port output daya USB female 2 buah, di sisi kanan ada satu port mini USB female, dan satu port untuk input charger. Di sisi bawah hanya ada sticker keterangan produk.
—————–
Internal:
- Tidak ada kesulitan berarti pada saat pertama kali menggunakan sekalipun, cukup memasang kabel USB yang digunakan gadget anda, dan hubungkan ke gadget anda. Lalu tekan tombol kira2 1 detik, lampu biru akan menyala, dan perhatikan indikator charging di gadget.
- Mengisi ulang pun mudah, seperti mengisi daya gadget anda menggunakan charger biasa. Hubungkan charger yang tersedia ke listrik, output hubungkan ke EBP, lampu biru akan menyala dan berkedip.
- Panas? diajak untuk mengisi daya iPad1 pun tidak terasa panas berlebih, hanya hangat seperti umumnya batere gadget sedang diisi.
- Masalah akan muncul ketika indikator berkedip-kedip
tebak2 buah manggis pun berlaku :p Kedipan ini dibedakan tidak hanya dari interval antar kedipan tapi juga dari lamanya satu kali kedip. Untung manual yang disediakan cukup menjelaskan, hanya sedikti menyulitkan user untuk mengingat kedipan ini
simple tidak selamanya memudahkan
———-
Performa:
- Memuaskan. Tidak ada masalah kompatibilitas selain kabel USB yang digunakan. Saya alami di BlackBerry Torch 9860 dan 9810 hanya bisa dicharge dengan menggunakan kabel USB bawaan EBP ini, sedangkan kabel original kedua produk tersebut tidak bisa, meskipun baterai EBP penuh dan hanya 1 output USB digunakan. iPad? tidak ada masalah.
- Lama charging pun bervariasi tergantung gadget. Perlu dicatat disini: Output 1A hanya berlaku apabila hanya 1 port USB output digunakan, apabila 2 port USB digunakan sekaligus maka outputt daya hanya 0.5A.
- Lama charging EBP adalah 7 jam dengan charger bawaan.
- Tandem dengan melakukan charging EBP sekaligus charging gadget tidak saya sarankan karena bisa jadi memperlama isi ulang EBP. Karena sesuai manual dikatakan, charging gadget akan didahulukan lalu EBP.
Overall: memuaskan hanya perlu perhatikan kompatibilitasnya terutama gadget terbaru. EBP yang saya gunakan adalah versi Singapura, bisa jadi versi lokal/Indonesia berbeda.